Mengembalikan boot loader GRUB sehabis install ulang OS Windows

document.write(date_mmm);

Trik yang akan dibahas dibawah ini hanya berlaku pada boot loader GRUB, bagi yang menggunakan boot loader LILO ditunggu ya artikel selanjutnya.

Para calon linuxer yang baru terjun ke dunia GNU/Linux, kebanyakan selama ini masih menggunakan dua operasi sistem yaitu Windows (alasannya masih terikat dengan MOU pembajakan :) ) dan sistem operasi GNU/Linux. GNU/Linux hanya dipake sebagai pembelajaran “hit and run” (istilah kerennya anak-anak DOSCOM) yang mana para calon pengantin (eh…. sorry calon linuxer :D ) tersebut akan kembali ke default penggunaan sistem operasinya bilamana mengalami kebingungan dalam mengoperasikan GNU/Linux.

Terkadang yang paling membingungkan lagi pada saat mengistall ulang sistem operasi Windows yang sedang mengalami trouble, default boot loader GRUB yang ada secara otomatis tertimpa dengan boot loadernya Windows sehingga pada saat booting akan langsung masuk ke sistem operasi Windows.

Dengan kondisi seperti yang sudah dijelaskan diatas, kebanyakan para calon linuxer tersebut menjadi putus asa dan kepengen gantung diri (just kidding :D ). Tanpa mau berpikir panjang lalu mengambil jalan pintas yaitu menginstall ulang juga sistem operasi GNU/Linuxnya. Padahal ada triknya loh untuk mengembalikan boot loader GRUB yang hilang tersebut.

Mari kita simak langkah-langkahnya:

• Bootinglah sistem komputer anda dengan menggunakan distro live cd GNU/Linux
(bisa Ubuntu, PcLinuxOS, Knoppix ataupun live cd GNU/Linux lainnya).
Tetapi dalam trik ini, penulis menggunakan distro Ubuntu.

• setelah masuk ke desktop ubuntu, buka aplikasi ”terminal” yang terdapat pada
menu Applications > Accessories > Terminal

• Ketikkan perintah ”sudo su” (tanpa tanda petik)

• Kemudian ketik ”grub”

• Pada menu grub ketik ”root (hd0,1)” dan tekan enter.
Yang harus di perhatikan:
* Angka 1 sehabis parameter hd0, merupakan letak partisi ubuntu penulis.
maka dari itu, sebelumnya pastikan dulu dimana letak partisi GNU/Linux anda.
* Didalam boot loader GRUB umunnya angka partisi harddisk akan dikurangi 1
seperti: (hd0,1) yang mana hd0 merupakan pemetaan dari hda sebagai
harddisk primary.
sedangkan angka 1 diakhir hd0, adalah pemetaan dari partisi ke dua
yang sudah dikurangi 1.
Jadi apabila GNU/Linux anda diinstall pada partisi 5 maka akan
diidentifikasi GRUB sebagai partisi (hd0,4), dan ini berlaku untuk semua
partisi lainnya.

• Lalu masukkan perintah ”setup (hd0)” secara otomatis akan mengistall
boot loader GRUB pada Master Boot Record.
• Kemudian ketik ”quit”lalu boot ulang PC anda dan lihat hasilnya.

Semoga artikel ini dapat membantu para calon linuxer yang mengalami masalah pada boot loader GRUBnya (DinusOpenSourceCOMmunity).

Install GFX GRUB di Ubuntu

Ingin membuat boot menu GRUB anda tampil menarik? Ikuti langkah-langkah dibawah ini dan niscaya trik ini dapat merubah boot menu GRUB anda yang jelek menjadi lebih ciamik dan enak dipandang mata.

Sebelumnya download dulu paket GFX Grub disini

dan jangan lupa themes disini

Setelah semuanya sudah selesai di download, simak langkah-langkahnya dibawah ini :

  1. Hapus Grub lama anda dengan menggunakan Terminal
    dengan mengklik pada Applications -> Accessories -> Terminal.
    Kemudian masukkan perintah berikut :

    sudo apt-get remove grub

  2. Install GFX Grub yang sudah di download

    sudo dpkg -i grub-gfxboot_0.97-5_i386.deb

  3. Ekstrak paket themesnya

    tar -zxvf GFX_Grub.tar.gz

    Kemudian masuk ke direktori hasil ekstrak tadi

    cd GFX_Grub

    Lalu salin themes yang ingin anda tampilkan di boot menu grub ke direktori /boot/grub.

    sudo cp message.ububrown /boot/grub/

  4. Edit menu.lst anda dengan editor vim (jangan lupa backup menu.lstnya)

    vim /boot/grub/menu.lst

    Masukkan sintaks dibawah ini di atas kata “default 0
    gfxmenu /boot/grub/message.ububrown
    simpan hasil edit tersebut dengan menekan tombol shift + : + wq pada keyboard anda

    penjelasan: (w=write dan q=quit) berarti simpan sekaligus keluar dari aplikasi vim.
    demikian penjelasan singkat dari penulis. Dan penulis cukup malu untuk menjelaskan apa arti dari huruf w dan q kepada anda hehehe.

  5. Pada langkah 1 penulis telah serakah mengajarkan anda untuk menghapus Grub pada sistem anda, dan sakarang penulis akan memperbaiki kesalah penulis dengan mengajarkan cara merestore Grub (GFX Grub) kembali.
    Masih tetap menggunakan Terminal, masukkan perintah-perintah dibawah ini :

    sudo grub
    grub> find /boot/grub/stage1

    (hdx,y) #merupakan hasil output sektor partisi diharddisk
    grub> root (hdx,y)
    grub> setup (hdx)
    grub> quit

    “x dan y” disini pemetaan dari sektor harddisk dan partisi, untuk lebih jelasnya silakan melihat posting penulis yang membahas tentang

Reboot ulang linux anda, dan “Simsalabim abrakadabra” GRUB anda yang tampilannya dulu jelek kini sudah berubah menjadi cantik dan menarik. (dinusopensourcecommunity)

CARA INSTALISASI DRIVER WIFI ATHEROS PADA UBUNTU

.fullpost{display:inline;}

Sebelum instalisasi pastikan driver yang telah didetect oleh linux dinonaktifkan terlebih dahulu lewat system → Administration → Restricted Driver Manager

  1. Pastikan anda terlebih dahulu telah menginstal paket build­essential dengan mengetik perintah “sudo apt­get install build­essential” lewat terminal. Jika tidak bisa gunakan paket yang sudah dipack di cd instalisasi ubuntu
  2. Download madwifi yang telah di­patch disini
  3. Masih di terminal pindahlah ketempat directori dimana kamu menyimpan hasil download driver mu.
  4. Extraxt file yang telah kamu download dengan mengetik “tar xfz madwifi-hal-0.10.5.6-r3772-20080716.tar.gz”
  5. Pindah direktori baru yang telah dibuat dengan mengetik “cd madwifi-hal-0.10.5.6-r3772-20080716”
  6. Ketik “make clean”
  7. lalu Ketik “make”
  8. Ketik “make install” dan masukan password anda
  9. Ketik “modprobe ath_pci”
  10. Restart dengan mengetik “sudo reboot”
  11. Wifi yang terdeteksi akan keluar di network manager anda atau ketik “iwlist ath0 scanning” untuk scan jaringan yang terdetect.
  12. selamat mencoba

install driver atheros pada fedora atheros

.fullpost{display:inline;}

Setelah mencari artikel sana – sini dan mengoprek fedora 9 saya. akhirnya saya dapat menginstall driver atheros pada fedora 9. yang perlu dilakukan pertama kali adalah mengupdate kernel minimal kernel 2.6.26.X. di fedora bisa dilakukan menggunakan perintah “su -c ‘yum install update’” atau dengan mendownload kernel terbaru pada situs kernel.org . lalu reboot kompi, setelah itu download madwifi disini atau di http://snapshots.madwifi.org untuk medownload versi terbaru. lalu lakukan seperti langkah berikut :
  1. masuk sebgai root dengan mengetik “su”
  2. extract hasil download tadi dengan cara “tar xfz madwifi-hal-0.10.5.6-r3772-20080716.tar.gz”
  3. Pindah direktori baru yang telah dibuat dengan mengetik “cd madwifi-hal-0.10.5.6-r3772-20080716”
  4. Ketik “make clean”
  5. lalu Ketik “make”
  6. Ketik “make install” dan masukan password anda
  7. Ketik “modprobe ath_pci”
  8. Restart dengan mengetik “reboot”
  9. Wifi yang terdeteksi akan keluar di network manager anda atau ketik “iwlist ath0 scanning” untuk scan jaringan yang terdetect melalui console.
  10. selamat mencoba
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.